Satbrimob Polda Kalbar menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-664 Kota Sintang yang digelar di halaman Kantor Bupati Kabupaten Sintang, Rabu (13/05/26).
Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalbar mengikuti rangkaian upacara peringatan Hari Jadi Ke-664 Kota Sintang yang dimana kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda, ASN, tokoh masyarakat, dan para pelajar. Pada pelaksanaannya, seluruh peserta upacara mengenakan pakaian adat khas daerah sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal sekaligus upaya untuk melestarikan identitas dan kekayaan budaya Kabupaten Sintang. Tahun ini, Hari Jadi Kota Sintang mengusung tema “Sintang Kota Bersama” yang merupakan singkatan dari Bersatu, Asri dan Maju dan tema tersebut menjadi simbol semangat persatuan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Kota Sintang yang aman, nyaman, maju, dan sejahtera. Dalam amanatnya, Bupati Sintang menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga situasi kamtibmas serta mendukung pembangunan daerah. Ucapan terima kasih juga diberikan kepada TNI-Polri dan seluruh komponen masyarakat yang selama ini aktif menjaga keamanan dan mendukung kemajuan Kabupaten Sintang di berbagai bidang. Di kesempatan tersebut, Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalbar Kompol Dr. Mujiono, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Satbrimob Polda Kalbar dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pemerintah daerah sekaligus wujud sinergitas dalam menjaga persatuan dan keamanan di tengah masyarakat. Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Kalbar juga menegaskan bahwa Polri akan terus hadir untuk mendukung berbagai kegiatan positif yang bertujuan membangun daerah, serta berkomitmen untuk turut membantu memajukan kota dan kabupaten di seluruh wilayah Indonesia demi terciptanya masyarakat yang aman, damai, dan sejahtera.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Makan Saprahan Agung dan Makan Saprahan Anak Negeri yang digelar di Pendopo Bupati Sintang. Kegiatan tersebut menjadi simbol kebersamaan antara pemerintah daerah, unsur Forkopimda, tokoh adat, serta masyarakat setempat. Pada kesempatan itu, Bupati Sintang juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang akan terus mendukung keberadaan Istana Al-Mukarramah sebagai bagian dari sejarah dan budaya daerah. Menurutnya, peran raja dan kerajaan memiliki kontribusi besar sebelum terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia sehingga keberadaannya tidak boleh diabaikan dan harus terus dijaga sebagai warisan budaya bagi generasi mendatang.
